bmtnujatim@gmail.com +62 878-0550-8881

Berkat Pinjaman Kurma Ibu Amila Bisa Produksi Sendiri Aneka Takjil untuk Dijual



Bulan Suci Ramadhan selalu menjadi kesempatan yang baik bagi para pelaku usaha untuk berkreasi. Khususnya bagi pegiat usaha kuliner dan busana. Di bulan yang penuh berkah ini, penjual takjil ketiban untung yang berlipat. Karena aneka kuliner selalu diburu banyak orang menjelang buka puasa.

Namun sulitnya mendapatkan tambahan modal usaha menjadi kendala yang banyak dialami para penjual jajanan di bulan puasa. Sehingga mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini juga dialami seorang ibu rumah tangga di Torjun, Sampang yang menjadi tulang punggung keluarga, Ibu Amila.

Sebagai penjual gorengan atau makanan siap saji, perempuan 50 tahun ini tentu membutuhkan tambahan modal menjelang ramadhan. Beruntung, produk Pinjaman Khusus Usaha Ramadhan Anggota (Kurma) KSPP Syariah BMT NU Jatim menjadi solusi baginya agar tetap bisa berjualan di bulan ramadhan.

Ibu Amila mengaku sangat terbantu dengan produk pinjaman Kurma tersebut. Bahkan yang semula hanya sebagai penjual, kini dengan tambahan modal usaha itu bisa memproduksi aneka takjil sendiri untuk dijual.

”Dengan produk pinjaman Kurma ini saya bisa mendapatkan tambahan modal usaha. Sehingga saya bisa memproduksi sendiri takjil untuk dijual. Tidak seperti sebelumnya yang hanya ambil-setor ke pedagang besar,” ungkapnya.

Dirinya berharap usaha yang ia geluti kian prospek ke depannya. Sebab tak bisa dipungkiri, sebagai tulang punggung keluarga, dirinya bertanggung jawab untuk menjamin kelangsungan hidup anak-anaknya.

“Tentu saya semakin bersemangat jualan karena tidak lagi kesulitan modal usaha. Saya bisa menyisihkan beberapa dari hasil jualan itu setiap hari untuk melunasi pinjaman modal tersebut,” tambahnya.

Lebih jauh, dirinya mengaku bahwa sejak menjadi anggota KSPP Syariah BMT NU Jatim cabang Torjun pada 2021 lalu, merasa sangat terbantu. Khususnya dalam menjaga stabilitas keuangan keluarga.

”Tabungan setiap hari di jemput. Dan saya bisa menyisihkan penghasilan mulai dari 10 sampai 20 ribu untuk ditabung. Hingga kini saya bisa menyekolahkan anak hingga lulus SMA,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BMT NU Cabang Torjun Abd Qodir menilai bahwa Ibu Amila adalah salah satu anggota yang inspiratif. Sebagai tulang punggung keluarga, semangat berusaha Ibu Amila sangat luar biasa. Hal ini menjadikannya bersemangat pula untuk memberikan pelayanan terbaik kepadanya.

”Ibu Amila ini adalah anggota yang sangat inspiratif. Meski sebagai tulang punggung keluarga, tidak pernah ada keluhan dari raut wajahnya. Ia terus bersemangat mengadu nasib demi keberlangsungan hidup keluarganya,” pungkasnya.


17-03-2025 ______________ 473 Kali dilihat